KapanLagi.com -
"Success is a journey, not a destination" - Ben Sweetland -Oleh:
Agatha YunitaSaat berada di suatu posisi tertentu di sebuah perusahaan, dengan orang-orang yang kagum dan menghormati Anda, di situ pula ujian terbesar akan Anda hadapi. Anda merasa sukses sebagai sosok yang meniti karier dari titik nol. Dan kini Anda merasa puas, mencapai tujuan dan duduk di kursi pimpinan. Tapi apakah itu kesuksesan yang sebenarnya?
Jangan-jangan yang Anda hadapi saat ini adalah kesuksesan semu belaka. Jabatan dan kemewahan yang tengah Anda miliki memang merupakan nilai plus dari usaha dan kerja keras yang Anda lakukan selama ini. Dari situ pula pada umumnya kesuksesan seseorang diukur. Tak urung mereka yang merasa sudah sukses di bawah jabatan tertentu menjadi angkuh dan harus jaga image. Jika sebelumnya Anda yang selalu ceria menyapa ramah setiap orang yang Anda temui di jalan, kini jalan Anda tegak dan satu kata saja terucap dari mulut Anda, "Pagi!" tanpa senyuman ceria karena Anda merasa sudah menjadi bos dan mereka harus hormat pada Anda.
Tiba giliran makan siang Anda bergegas melirik kantin, "hmmm, bukan lagi kelas Anda," kata Anda dalam hati. Kemudian disambarlah kunci Volvo Hitam yang Anda parkir di deretan parkir VIP dan bergegas menuju restaurant mahal yang menurut Anda cukup berkelas untuk orang seukuran Anda.
Nah kelas inilah yang selama ini Anda kejar. Ketika naik dari kelas bawah dan meloncat ke kelas atas, Anda merasa di situ Anda sukses. Jadi kalau dipikir-pikir apakah benar Anda sudah sukses? Ya jelas bukan!
PREV 12 NEXT